Senin, 17 Agustus 2020

Tokoh Sukses Tanpa Gelar Sarjana

 ADAM MALIK  Tamatan SD jadi Wakil Presiden 

    Hai semua kembali lagi bersama saya di blog kali ini. Pada saat ini, saya akan membahas kisah seorang Mantan Wakil Presiden Indonesia,Bapak Adam Malik. Saya mengangkat kisah seorang Adam Malik, karena ia berhasil membuktikan kepada dunia, gelar bukanlah penentu masa depan setiap orang.

WaPres RI( 23 Maret 1978- 1983)

     Lahir pada tanggal 22 Juli 1917 di Pematang Siantar, Sumatera Utara dengan nama lengkap Adam Malik Batubara. Ia tumbuh bersama kesembilan saudara nya. Ia menjadi adank ketiga dari sepuluh bersaudara. Ayah nya bernama Abdul Malik Batubara dan Salamah Lubis yang menjadi ibu kandung dari Adam Malik dan kesembilan saudranya. Sebelum menjadi Wakil Presiden RI yang ketiga, Adam Malik sendiri pernah menjabat di departemen antara lain pernah menjadi Menteri Luar Negeri(1996-1978). Pria ini sejak kecil sangat gemar dengan film berbaur koboi, tak hanya itu ia pun suka membaca serta gemar dalam bidang fotografer. Pendidikan yang ia tempuh hanya sampai pendidikan Sekolah Dasar. Sebenarnya, setelah menyelesaikan pendidikan nya di SD, ia melanjutkan pendidikan nya di sekolah agama Madrasah Sumatera Thawalib Parabek, Bukit Tinggi. Namun hanya menjalani pendidikan selama 1,5 tahun ia memutuskan untuk membantu orang tua nya berdagang dan kembali ke kampung tempat ia tinggal sebelumnya.


    Sejak umurnya masih muda, ia sudah berkeinginan dan bertekad akan ikut campur dan mengabdikan dirinya pada sistem pemerintahan negara Indonesia. Ia akhirnya pergi ke Jakarta bersama dengan beberapa teman nya yang berprofesi sebagai sesama jurnalis. Di kota Jakarta ia memulai kariernya sebagai seorang wartawan. Namun tak hanya itu, ia bersama Soemanang, A. M Sipahoetar, dan Pandoe Kartawigoena mendirikan Kntor Berita ANTARA tepat pada tanggal 13 Desember 1937 dan dengan jabatan Adam Malik sebagai seorang Redaktur. Kemudian karier Internasional nya terbentuk setelah ia diangkat menjadi Duta Besar yang hebat dan berkuasa penuh untuk negara Uni Soviet. Pada tahun '63 ia menjadi salah satu anggota Dewan Pengawas Lembaga di kantor berita Antara.

    
    Karier nya ke jenjang yang lebih tinggi i amenjabat sebagai seorang wakil dari presiden RI yang diangkat oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat pada tahun 1978. Setelah berjuang dan mengorbankan seluruh hidupnya ke Indonesia, pada tanggal 5 September 1984 tepatnya di Bandung, beliau menghembuskan nafas terakhirnya akibat penyakit yang ia alami. Dan untuk mengenang jasa ayahanda tercinta, anak dari Bapak Adam Malik mendirikan sebuah museum dengan nama Adam Malik.

Baiklah teman-teman, sekian yang dapat saya sampaikan mengenai kisah perjalanan hidup seorang Adam Malik. Terima kasih bagi teman-teman yang sudah menyempatkan diir untuk mampir ke blog ini, semoga bermafaat bagi kita semua. Dan jangan lupa untuk meninggalkan komentar kalian:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tokoh Sukses Tanpa Gelar Sarjana

  ADAM MALIK  Tamatan SD jadi Wakil Presiden      Hai semua kembali lagi bersama saya di blog kali ini. Pada saat ini, saya akan membahas k...